Samsung kembali meluncurkan salah satu smartphone varian terbarunya di Indonesia, yaitu Samsung Galaxy A22 Series. Smartphone ini hadir dengan dua versi, ada versi 4G dan ada juga versi 5G.
Nah kali ini kita akan membahas Galaxy A22 yang versi 4G terlebih dahulu karena yang versi ini juga tak kalah menarik, terutama pada bagian kameranya yang mana smartphone di harga 2,9 jutaan ini sudah dibekali dengan fitur OIS (Optical Image Stabilizer).
Penasaran dengan spesikasi dari Samsung Galaxy A22 ini? Yuk simak sampai selesai pembahasan ini.
Pertama kita bahas bagian bodynya terlebih dahulu. Smartphone ini memiliki body dan frame yang terbuat dari bahan polycarbonate (plastik), dan memiliki ketebalan body sekitar 8,4mm dengan bobot seberat 186 gram. Masih tergolong dalam kategori smartphone tipis dan rigan sih.
Di bagian belakang ini juga terdapat modul kamera yang berbentuk mengotak sebagai wadah untuk menaruh lensa kamera bagian belakang. Desain modul kamera seperti ini bukan sesuatu yang baru sih, brand lain sudah lebih dulu menggunakannya.
Kita lanjut kebagian depan. Samsung Galaxy A22 ini dibekali dengan layar Super AMOLED berukuran 6,4 inci yang beresolusi HD+, dengan tingkat kecerahan mencapai 600 nits. Selain itu layarnya ini juga dilengkapi dengan fitur high refresh rate hingga 90Hz.
Secara keseluruahan dari fitur-fitur layarnya ini sudah cukup bagus sih, yang cukup disayangkan reslosulinya yang belum FHD+ saja, jadi fitur-fitur pendukung lainnya yang sudah ok jadi berasa kurang optimal.
Berikutnya kita bahas bagian performanya. Untuk sistem operasi yang digunakan adalah Android 11 dengan tampilan antarmuka mengunakan OneUI 3.1. Sedangkan untuk urusan dapur pacunya smartphone Samsung yang satu ini ditenagai oleh chipset Helio G80 besutan MediaTek, dipadukan dengan memori internal sebesar 6GB/128GB. Ini adalah chipset yang sama dengan yang digunakan pada seri Galaxy A32.
Untuk pemakaian sehari-hari seperti buka tutup aplikasi media sosial, browsing, multitasking, hingga bermain game kami rasa smartphone ini cukup bisa diandalkan, asalkan tidak untuk memainkan game-game berat seperti Genshin Impact yang tentu saja chispetnya ini akan keteteran. Hape ini lebih cocok untuk penggunaan casual yang tidak terlalu intens dalam bermain game.
Sekarang kita bahas bagian kameranya yang sepertinya bakal menjadi salah satu sektor yang paling menarik di Samsung Galaxy A22. Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa kameranya sudah dibekali dengan OIS yang mana fitur ini sangat jarang dan mungkin belum ada samrtphone lain di harga 2 jutaan yang menggunakannya.
Untuk urusan fotografi ponsel ini dibekali dengan 4 buah kamera dibagian belakang yang terdiri 48MP kamera utama + OIS, ditambah 8MP ultrawide, 2MP macro, dan 2MP depth sensor. Sedangkan dibagian depan terdapat satu buah kamera selfie beresolusi 13MP.
Hasil foto yang dihasilkan oleh kamera utama nya ini terbilang cukup bagus, hasilnya lumayan tajam dan warna yang dihasilkan juga cukup detail.
Dan untuk perekaman video maksimal di resolusi 1080P 30FPS, dan hasilnya lumayan bagus dan tentu saja video stabil berkat fitur OIS yang disematkan di kamera ini.
Untuk fitur-fitur lainnya juga terbilang cukup lengkap. Tapi sayangnya smartphone ini belum ada NFC yang akhir-akhir ini cukup banyak dicari oleh sebagian besar pengguna smartphone di Indonesia, terutama yang berdomisili di kota-kota besar.
Dan untuk pemakaian sehari-hari, smartphone ini dibekali dengan baterai berkapasitas 5000 mAh yang sudah mendukung pengisian daya cepat berkekuatan 15W.
Dengan baterai sebesar ini kami rasa sudah sangat cukup ya untuk menemani pemakaian hingga seharian penuh.
